Wednesday, June 20, 2018

Cara Instal Kali Linux 2018.2 Lengkap Dengan Gambar


Kali ini saya akan membagikan tutorial tentang cara instalasi sistem operasi kali linux. Sebelum membahas tutorial tersebut alangkah baik nya kita tahu apa itu sistem operasi kali linux tersebut, Kali linux adalah salah satu sistem operasi yang berbasis debian. Sistem operasi kali linux dikembangkan oleh Mati Aharoni dan Davon Kearns of Offensive Security melalui penulisan ulang Back Track. 

Kali linux memiliki lebih dari 600 program pengujian seperti Armitage (Alat manajemen serangan maya grafis), Nmap, Wireshark, cracker kata sandi, dan masih banyak lagi. Bagi yang penasaran ingin mencoba nya dan pasti nya tertarik dengan dunia hacking sistem operasi kali linux menjadi pilihan tepat untuk digunakan, silahkan anda bisa membaca tutorial yang sudah tersebar di beberapa artikel bahkan di youtube.



*Requirements*
Bagi anda yang ingin menginstal sistem operasi kali linux pada komputer atau pun laptop, standard minimum/spesifikasi nya adalah :
- Membutuhkan ruang hardisk minimum 20gb untuk instalasi.

- Membutuhkan ram minimum 1gb untuk kali linux i386 (32 bit) dan amd64 (64 bit).
- Bisa menggunakan CD / DVD drive untuk bootable nya atau pun usb flashdisk.

*Persiapan dan Instalasi Kali Linux*
Sebelum melakukan instalasi kali linux alangkah baik nya anda mempersiapkan beberapa kelengkapan nya terlebih dahulu:

1. Siapkan Kopi dan rokok agar tidak terlalu tegang dan pusing hehehe.

2. Siapkan CD installer/file iso kali linux, jika masih belum anda bisa download di situs resmi nya kali linux.
3. Setelah dirasa sudah semua sekarang tinggal hidupkan komputer masukkan cd installer/tancapkan flashdisk yang sudah terinstal boot kali linux nya.
4. Masuk bios dan ubah settingan boot priority nya, kemudian tekan F10 + Enter kemudian komputer akan restart dengan sendiri nya.

Setelah itu anda akan melihat tampilan yang akan muncul dilayar monitor, dan kurang lebih seperti dibawah ini.


Pada gambar diatas adalah tampilan pertama pada saat ingin melakukan instalasi kali linux, dan pada tutorial ini saya menggunakan kali linux i386 (32 bit) yang sudah saya download di situs resmi nya. Pada gambar diatas terdapat beberapa opsi dan untuk melanjutkan langkah instalasi pilih saja "Graphical install".

Setelah memilih "graphical install"  akan muncul tampilan berikut ini.



Setelah muncul gambar diatas, disini anda diwajibkan untuk memilih bahasa jika anda bingung dengan beberapa bahasa, anda bisa memilih dengan bahasa indonesia, namun kali ini saya akan memilih bahasa inggris/english dan setelah itu klik "Continue"

Setelah pemilihan bahasa akan muncul kembali tampilan di monitor kalian kurang lebih seperti dibawah ini.



Nah jika sudah sampai pada langkah ini/seperti pada tampilan gambar diatas, disini anda harus memilih untuk lokasi anda dan jika tidak ada pilihan yang tepat anda bisa untuk memilih "other" kemudian klik continue.

Setelah itu anda tinggal memilih nya seperti pada gambar dibawah ini.



kemudian setelah itu klik "continue" kembali, dan anda akan melihat tampilan layar seperti dibawah ini.


Nah seperti gambar diatas sekarang pilihan lokasi kita sudah masuk dalam list, dan kemudian lanjutkan dengan menekan pilihan "continue"

Setelah itu anda akan dilihatkan kembali dengan tampilan layar seperti dibawah ini.



Gambar diatas adalah untuk memilih konfigurasi bahasa, dan disini saya akan memilih "United states - en_us.UTF-8" kemudian lanjutkan dengan menekan kembali "continue"

Setelah itu langkah selanjut nya anda akan melihat tampilan layar kurang lebih seperti ini.



Gambar diatas merupakan tampilan untuk mengkonfigurasi keyboard, disini pilih saja "American English" dan selanjut nya tekan pada pilihan "continue"

Setelah itu akan muncul kembali tampilan layar dibawah ini.



Nah, pada langkah konfigurasi network ini anda kosongi saja, dan lanjutkan dengan memilih "continue"

Setelah itu, langkah selanjut nya adalah untuk menamai hostname komputer anda kurang lebih seperti gambar dibawah ini.



Setelah melewati langkah seperti gambar diatas, anda akan melihat tampilan layar seperti dibawah ini.


Gambar diatas adalah untuk konfigurasi home network dan jika anda memiliki domain name, anda bisa isikan dikolom tersebut namun jika tidak memiliki domain name, anda lewati saja langkah tersebut dengan memilih "continue"

Dan setelah melewati langkah diatas, sekarang anda akan disuruh untuk mengisikan root password untuk sistem operasi anda.



disini anda hanya mengisikan untuk password sesuai keinginan anda, selanjut nya tekan kembali "continue" untuk langkah selanjut nya.

Setelah melewati langkah diatas, kemudian anda akan dilihatkan dengan tampilan konfigurasi waktu sesuai dengan lokasi anda, kurang lebih seperti dibawah ini.



Nah, setelah mengatur lokasi time zone selanjut nya tekan kembali "continue" untuk melanjutkan ke tahap/langkah berikut nya.

Setelah melewati langkah diatas pada tahap berikut nya adalah partisi hardisk, untuk partisi hardisk kali ini akan terdapat beberapa opsi kurang lebih seperti gambar dibawah ini.



Nah, gambar diatas terdapat beberapa pilihan untuk mempartisi hardisk, namun pada tutorial ini saya akan memilih "Manual" untuk pemilihan partisi hardisk nya, tetapi jika anda ingin langsung secara otomatis mempartisi hardisk anda bisa memilih pada pilihan pertama "Guided - use entire disk" Selanjut nya pilih continue untuk melanjutkan.

Pada tahap berikut nya masih pada menu "partisi hardisk" disini anda akan disuruh untuk memilih beberapa pilihan/opsi seperti pada gambar dibawah ini.



Gambar diatas menjelaskan bahwa disini saya memakai virtualbox dengan kapasitas hardisk 80 gb, nah pada langkah ini tinggal pilih saja pada pilihan ketiga seperti yang sudah saya tandai garis warna merah, setelah itu pilih "continue" untuk melanjutkan.

Setelah melewati langkah pada gambar diatas, langkah selanjut nya kurang lebih seperti gambar dibawah ini.



Pada pilihan gambar diatas pilih saja pada pilihan "yes" kemudian lanjut dengan menekan "continue"

Setelah itu anda akan melakukan partisi manual seperti di bawah ini.



Pada gambar diatas terdapat beberapa pilihan/opsi dan untuk melewati langkah pada tahap ini anda lihat pada pilihan yang sudah saya tandai garis warna merah (free space). Setelah itu pilih "continue"

Langkah selanjut nya adalah membuat partisi baru seperti ini.



Pada gambar diatas pilih saja "create a new partition" lalu selanjut nya pilih continue.

Setelah itu anda akan membuat ruang partisi untuk hardisk komputer anda kurang lebih seperti gambar dibawah ini.



Pada gambar diatas adalah saya akan membuat ruang swap area/virtual memori terlebih dahulu. Isikan pada kolom untuk ukuran partisi nya dan disini saya memberi ukuran 2gb selanjutnya pilih "continue"

Setelah melewati langkah diatas kemudian akan muncul tampilan layar seperti ini.



Pilih saja type for new partition pada gambar diatas dengan memilih "Primary" Selanjut nya pilih continue.

Setelah itu pilih lokasi partisi dengan memilih "begining"  lalu pilih "continue" untuk melanjutkan.



Setelah melewati langkah pada gambar diatas anda akan melihat tampilan seperti ini.


Gambar diatas adalah tampilan setelah anda membuat ruang kosong/partisi dan untuk mengubah nya menjadi swap area anda double pada pilihan "Use as Ext4 journaling file system" kemudian akan muncul beberapa pilihan lalu pilih saja "swap area" setelah itu klik continue, kurang lebih seperti ini.


Setelah itu langkah selanjut nya adalah seperti tampilan berikut ini.


Pilih "Done setting up the partition" jika sudah selesai untuk membuat partisi untuk ruang swap area nya.

Kemudian pada langkah selanjut nya adalah membuat ruang untuk sistem nya kurang lebih seperti gambar dibawah ini.



Tampilan diatas adalah merupakan hasil dari pembagian partisi yang saya buat tadi, kemudian saya akan membuat partisi untuk ruang sistem nya dengan cara pilih pada gambar yang saya tandai dengan garis warna merah/free space, kemudian pilih "continue" untuk melanjutkan.

Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini.



Hampir sama dengan cara pada saat langkah - langkah membuat ruang swap area, pilih "create a new partition "  lalu klik continue.


Selanjut nya adalah untuk membuat ruang sistem nya, pada gambar diatas saya memberikan ruang sistem pada hardisk dengan ukuran 35gb, lalu selanjut nya pilih continue untuk melanjutkan.


Setelah itu pilih "Primary" untuk type new partition nya, selanjut nya pilih continue.


Dan untuk lokasi partisi hardisk nya pilih saja "Beginning" kemudian lanjut dengan menekan pilihan continue.


Setelah itu akan muncul seperti tampilan gambar diatas, untuk langkah selanjut nya ubah dulu mount point nya menjadi root ( / ) kenapa root? karena ruang ini akan digunakan menjadi ruang system. Cara mengubah mount point nya menjadi root, anda tinggal pilih dan double clik pada pilihan Mount point : Kemudian pilih root ( / )  kemudian pilih continue untuk melanjutkan seperti gambar dibawah ini.


Setelah itu pilih "Done setting up the partition" jika sudah selesai membuat ruang partisi untuk system nya, dan kurang lebih seperti dibawah ini tampilan nya.


Setelah melewati langkah diatas kini saat nya untuk membuat ruang partisi untuk data.


Pada gambar diatas masih ada sisa space hardisk kurang lebih 40gb dan untuk itu sisa space tersebut akan saya buat menjadi ruang untuk data, cara nya hampir sama dengan cara diatas yaitu pilih "create a new partition" kemudian isi kan sisa ukuran hardisk tersebut dan untuk type partition nya pilih yang "logical" lalu pilih "Done setting up the partition".

Setelah itu anda akan melihat tampilan yang sudah selesai dipartisi semua nya kurang lebih seperti dibawah ini.



Setelah itu pilih "Finish partitioning and write changes to disk" selanjut nya pilih continue.

Setelah melewati langkah diatas kemudian akan muncul tampilan layar seperti dibawah ini.



Setelah muncul seperti pada gambar diatas langkah selanjutnya adalah pilih "yes" kemudian tekan continue.

Setelah itu anda akan melihat kembali tampilan layar selanjut nya kurang lebih seperti dibawah ini.



Proses pada gambar diatas adalah merupakan proses instalasi sistem kali linux, dan proses ini akan memakan waktu lumayan lama jadi anda bisa tinggal ngopi dahulu agar tidak bosan.

Setelah proses installing sistem selesai anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini.



Gambra diatas adalah konfigurasi paket manager untuk network mirror, disini pilih saja "No" kemudian pilih continue untuk melanjutkan.

Setelah itu anda akan melihat tampilan layar berikut ini.



Pada gambar diatas anda akan disuruh untuk menginstall Grub boot loader nya, nah pada langkah ini anda pilih saja "Yes" dan kemudian tekan continue.

Setelah install grub boot loader selesai akan muncul pemberitahuan bahwa instalasi sudah selesai dan selanjutnya pilih continue.



Setelah itu komputer akan restart dengan sendiri nya, kemudian tunggu hingga muncul untuk log on.


Setelah muncul tampilan logon seperti gambar diatas, isikan username nya dengan "root" kemudian pilih next.


Setelah itu masukkan password yang sudah anda buat tadi diawal, kemudian klik sign in dan tunggu hingga masuk pada tampilan kali linux.



Gambar diatas merupakan tampilan desktop kali linux yang sudah saya ganti background nya. 

Cukup panjang juga ya langkah - langkah untuk melakukan instalasi sistem operasi kali linux dan semoga anda paham dengan tutorial yang saya berikan diatas.


Sekian tutorial tentang Cara Instalasi Sistem Operasi Kali Linux 2018.2 Lengkap dengan Gambar semoga bermanfaat dan selamat mencoba.


 
Design by DISCONSER - Free Download Full Version | Best Web Hosting