Monday, June 11, 2018

Cara Install Windows 10 Dan Cara Membuat Bootable USB Flashdisk Windows 10 Lengkap Dengan Gambar


Tutorial yang akan saya bagikan kali ini mengenai cara menginstall windows 10. Seperti yang anda ketahui bahwa windows 10, sistem operasi besutan Microsoft ini mengundang perhatian khusus bagi pengguna komputer.

Banyak dari mereka yang melakukan upgrade dari sistem operasi lama mereka ke windows 10. Hal tersebut wajar-wajar saja, mengingat interface dari windows 10 ini sangatlah elegan dan keren.

Tampilan windows 10 ini merupakan perpaduan antara windows 7 dan windows 8. Perlu anda tahu juga, cara menginstall nya pun hampir mirip dengan cara menginstall windows 8. Saran saya, baca baik-baik tutorial nya sampai habis biar nanti nya tidak ada masalah saat ketika proses instalasi windows 10 nya.

Sebelum menginstall sistem operasi windows 10, tentu saja kalian harus membuat bootable USB flashdisk windows 10 pada supaya bisa menjalankan penginstalan windows. Nah di sini akan saya berikan tutorial bukan cuma dari menginstal windows nya saja tetapi juga dengan cara membuat bootable USB flashdisk windows 10.

Perlu anda tahu, bahwa di sini untuk bisa membuat Bootable USB Flashdisk Windows 10, kalian harus menyiapkan bahan-bahan nya terlebih dahulu seperti Rufus dan ISO Windows 10. Karena disini saya menggunakan salah satu software yang bernama Rufus jadi saya akan memberikan tutorial cara membuat Bootable USB Flashdisk Windows 10 menggunakan Rufus tersebut :

Cara membuat Bootable USB Flashdisk Windows 10 menggunakan Rufus

1. Siapkan dulu file ISO Windows 10 dan juga flashdisk berukuran minimal 4GB untuk Windows 10 32bit atau flashdisk 8GB untuk Windows 10 64bit.

2. Download dahulu software Rufus nya, Pilih yang Rufus portable, jadi anda bisa menjalankan nya tanpa install di komputer. Anda bisa menjalankan nya di komputer mana pun termasuk di warnet juga bisa.

3. Jalankan Rufus, tampilan utama Rufus adalah seperti berikut


4. Klik pada logo disk seperti gambar di bawah kemudian pilih file ISO Windows 10 tempat kita menyimpan nya.


5. Setelah file ISO Windows 10 termuat, kini kita tentukan Partition scheme and target system type. Ini yang penting karena kalau salah pilih maka flashdisk anda tidak akan terbaca di komputer saat akan install Windows.


6. Begini tips nya. Anda harus tahu tipe boot mode apa yang akan anda pakai untuk install Windows 10 nanti nya. Pada gambar di atas ada 3 pilihan Partition scheme, anda fokus pada pilihan pertama dan ketiga saja. Jika anda mau install Windows 10 pada UEFI mode dan GPT partition, maka pilih GPT partition scheme for UEFI. Namun jika anda mau install Windows 10 pada Legacy mode dan MBR partition, maka anda pilih MBR partition scheme for BIOS or UEFI-CSM.

7. Setelah ini anda beri nama flashdisk sesuai keinginan, misal Windows 10 English 64bit. Dan terakhir pilih Standard Windows Installation.

8. Klik Start untuk memulai proses membuat bootable USB flashdisk Windows 10. Tunggu hingga proses selesai.


9. Jika proses pembuatan bootable flasdisk Windows 10 menggunakan Rufus sudah selesai, berarti anda bisa tutup Rufus dan gunakan flashdisk anda untuk install Windows 10 pada laptop/ PC anda.

Sekarang kita menuju ke tahap selanjut nya yang di mana kita dari tadi tidak bersabar dan selalu menunggu-nunggu untuk ke tahap proses penginstalan Windows 10.

Langkah - Langkah menginstall windows 10

Setelah anda sudah setting BIOS agar booting pertama kali dari DVD, saat nya anda melakukan instalasi windows 10. Simak langkah-langkah berikut ini untuk menginstall windows 10 :


1. Tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi windows 10. Misalkan anda dihadapkan kembali dengan tampilan seperti ini pada tengah-tengah proses instalasi, jangan tekan tombol apa pun ya, karena anda akan dibawa kembali ke proses awal instalasi jika melakukan nya.


2. Pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and currency format, untuk yang lain nya seperti Language to install dan Keyboard or input method biarkan default, tidak usah diganti.


3. Selanjut nya pilih Install now.


4. Kemudian centang I accept the license terms, lalu pilih Next untuk melanjutkan.


5. Pada langkah berikut ini, silakan pilih Custom: Install Windows only (advanced).


6. Misalkan anda ingin melakukan install ulang maupun upgrade/ downgrade dari sistem operasi windows lama anda ke windows 10, cukup delete Drive 0 Partition 2 (partisi C:) dan Drive 0 Partition 1 : System Reserved, nanti secara otomatis, kedua partisi yang anda hapus tersebut menjadi Unallocated Space (belum dipartisi).

Nah, selanjut nya silakan buat partisi baru lagi dan jadikan Drive 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi nya, lalu pilih Next untuk melanjutkan. Dengan begitu, data-data pada partisi lain tetap aman (tidak terhapus). Lebih jelas nya, simak gambar gif berikut ini (Jika anda menggunakan ponsel saat membaca tutorial ini, pastikan anda menggunakan browser Chrome atau Mozilla agar gambar gif bergerak dengan sempurna):

Bagi anda yang ingin install ulang maupun upgrade/ downgrade dari sistem operasi windows lama anda ke windows 10, silakan lewati langkah nomor 7-11. Dan bagi anda yang HDD nya masih kosong, mulus atau yang belum pernah diinstall sistem operasi windows sebelum nya, silakan lewati langkah nomor 6 ini.


7. Seperti yang anda lihat pada gambar berikut bahwa ruang HDD masih kosong (Unallocated Space). Untuk itu, anda harus mempartisi nya. Untuk jumlah partisi nya, bisa 2 atau lebih, sesuai keinginan anda.


8. Silakan pilih Drive 0 Unallocated Space > New, tentukan ukuran partisi tersebut, lalu pilih Apply. Ukuran nya jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit juga. Misalkan ukuran HDD anda 320GB/ 500GB, beri ukuran 100GB saja sudah cukup, karena partisi yang pertama kali anda buat ini merupakan partisi system (partisi C:).


9. Pilih OK untuk pembuatan system reserved partition.


10. Silakan buat 1 atau lebih partisi lagi dengan cara yang sama seperti pada langkah nomor 8.


11. Seperti yang anda lihat pada gambar berikut ini, saya hanya membuat 2 partisi utama. Selanjut nya pilih Drive 0 Partition 2 untuk lokasi instalasi nya (jangan ditempatkan di partisi lain ya), lalu pilih Next.


12. Proses instalasi sedang berjalan. Proses ini memakan waktu kira-kira 30 menitan, tunggu saja sambil makan keripik. Oh ya, nanti nya komputer/ laptop anda akan restart sendiri berulang kali, jadi jangan kuatir, karena hal tersebut sebagian dari proses instalasi windows 10.


13. Silakan masukkan product key windows 10 anda, lalu Next. Jika tidak punya, silakan pilih Do this later. Anda bisa mengaktifkan windows 10 anda nanti.


14. Selanjut nya pilih Use Express settings.


15. Pilih I own it.


16. Pada halaman ini anda disuruh login akun microsoft anda. Anda bisa melakukan nya nanti, jadi pilih Skip this step.


17. Silakan masukkan nama komputer anda dan juga password bila perlu (alangkah baik nya diberi password biar tidak sembarang orang dapat mengakses komputer/ laptop anda). Isikan kata atau kalimat yang membantu anda mengingat password anda pada kolom Password hint.


18. Proses ini tidak memakan waktu banyak kok, tunggu saja sebentar sampai anda dibawa ke dekstop anda.


19. Dan taddaaah, instalasi windows 10 berhasil! Berikut tampilan desktop pada windows 10 yang keren dan menarik.


Sesudah berhasil menginstall windows 10, terus ngapain lagi yah min? 😱

Pasti nya ada beberapa hal yang harus anda lakukan, misalkan menginstall antivirus, driver dan lain sebagai nya. 😁

 
Design by DISCONSER - Free Download Full Version | Best Web Hosting